Spesialis Bedah Mulut dan Maksilofasial

Spesialis Bedah Mulut dan Maksilofasial

Program Studi Spesialis Bedah Mulut dan Maksilofasial, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Indonesia merupakan program pendidikan lanjutan yang mempersiapkan dokter gigi untuk menjadi tenaga spesialis dalam menangani berbagai kondisi patologis dan trauma pada jaringan lunak serta keras di rongga mulut dan rahang. Bidang ini meliputi diagnosis, perawatan, serta prosedur pembedahan untuk kasus-kasus kompleks yang melibatkan struktur maksilofasial, baik secara fungsional maupun estetik.

Program ini telah diselenggarakan secara resmi sejak September 1985 dan memperoleh akreditasi “A” dari LAM-PTKes pada tahun 2018. Penyelenggaraan pendidikan dilakukan secara terpadu dan berjenjang dengan kurikulum yang mengintegrasikan pembelajaran teoretis, pelatihan keterampilan klinis, dan pengalaman lapangan di rumah sakit jejaring serta institusi luar negeri. Lulusan program ini diharapkan menjadi spesialis bedah mulut dan maksilofasial yang profesional, adaptif, dan berdaya saing global.

Program Unggulan

Untuk mendukung kompetensi dan kesiapan klinis mahasiswa, Program Studi Spesialis Bedah Mulut dan Maksilofasial FKG UI menghadirkan berbagai program unggulan yang mencerminkan cakupan luas bidang keilmuan dan praktik bedah maksilofasial. Program-program ini antara lain sebagai berikut.

  • Trauma Rahang dan Wajah
    Pelatihan penanganan trauma kompleks pada area maksilofasial untuk memulihkan fungsi vital dan aspek estetika wajah secara menyeluruh.
  • Implan Gigi
    Pendidikan komprehensif terkait perencanaan, pemasangan, dan rehabilitasi implan gigi sebagai solusi fungsional dan estetik bagi pasien edentulous.
  • Bedah Ortognatik
    Manajemen maloklusi skeletal melalui pendekatan interdisipliner bersama ortodontis untuk koreksi struktur rahang secara fungsional dan simetris.
  • Celah Bibir dan Langit-Langit
    Penanganan pasien dengan kelainan kongenital melalui pendekatan multidisiplin sejak usia dini hingga dewasa, mencakup perawatan bedah dan rehabilitasi.
  • Tumor Jinak Rahang dan Rekonstruksi
    Pelatihan klinis dalam penanganan neoplasma jinak serta prosedur rekonstruktif guna mengembalikan struktur dan fungsi wajah secara optimal.

Persyaratan Pendaftaran

Calon peserta program diharuskan memenuhi sejumlah persyaratan akademik dan administratif yang telah ditetapkan guna menjamin kesiapan dan komitmen dalam mengikuti pendidikan spesialis. Adapun persyaratan tersebut adalah sebagai berikut.

  • Usia maksimal 35 tahun (maksimal 40 tahun bagi pendaftar dari TNI/POLRI atau yang mengikuti program tugas belajar)
  • IPK minimal 3.00 pada jenjang sarjana dan profesi
  • Melampirkan hasil tes TOEFL dengan skor ≥ 500 (jika tersedia)
  • Memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) dokter gigi yang masih berlaku
  • Memiliki pengalaman kerja klinis sebagai dokter gigi minimal satu tahun yang dibuktikan dengan Surat Izin Praktik (SIP)
  • Maksimal tiga kali pendaftaran ke program ini
  • Surat izin atau rekomendasi dari atasan langsung (rumah sakit, puskesmas, atau klinik), berlaku juga untuk peserta dari TNI/POLRI
  • Surat persetujuan dari keluarga inti di atas materai Rp10.000 untuk mengikuti seluruh rangkaian pendidikan
  • Surat pernyataan atau kontrak pembiayaan dari instansi (bila dibiayai instansi)
  • Surat keterangan sehat dan bebas NAPZA dari rumah sakit pemerintah
  • Surat keterangan tidak buta warna serta memiliki fungsi stereoskopis normal dari dokter spesialis mata
  • Lulus seluruh tahapan seleksi masuk yang meliputi ujian tulis dan wawancara

Kurikulum dan Kegiatan Ilmiah

Kurikulum pada program ini disusun secara terstruktur dan komprehensif untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman mendalam mengenai ilmu dasar kedokteran, prinsip dan teknik bedah, serta pendekatan klinis terhadap berbagai kasus di bidang bedah mulut dan maksilofasial. Proses pembelajaran didukung oleh beragam kegiatan akademik dan praktik klinik yang terintegrasi. Adapun materi yang dipelajari mencakup berbagai mata kuliah sebagai berikut.

  • Kuliah Interaktif
  • Pelatihan keterampilan klinik (Skills Lab Training) dan kursus praktik (Hands-on Course) berskala nasional maupun internasional
  • Bedah Jurnal dan Presentasi Laporan Mingguan (Weekly Report)
  • Kuliah Ilmu Kedokteran Dasar dan Bedah Dasar
  • Penelitian klinis dan laboratorik
  • Stase di rumah sakit pendidikan dan rumah sakit jejaring
  • Kesempatan stase luar negeri di Kagoshima University, Jepang