Spesialis Kedokteran Gigi Anak

Spesialis Kedokteran Gigi Anak

Program Studi Spesialis Kedokteran Gigi Anak, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Indonesia menyelenggarakan pendidikan yang komprehensif dan holistik untuk penanganan anak usia 0–18 tahun serta individu berkebutuhan khusus. Program ini menerapkan pendekatan etionostik, yakni diagnosis berbasis etiologi melalui penelusuran klinis dan dukungan penelitian biomolekuler. Dengan beban studi sebanyak 48 SKS (3 tahun), lulusan program ini akan memperoleh gelar Dokter Gigi Spesialis Kedokteran Gigi Anak (Sp.KGA). Program telah terakreditasi “A” oleh LAM-PTKes pada tahun 2018 dan sedang dalam proses reakreditasi tahun 2023.

Persyaratan

Calon peserta diwajibkan memenuhi persyaratan akademik dan administratif yang ketat guna memastikan kesiapan dan komitmen dalam mengikuti program pendidikan ini. Adapun persyaratan tersebut adalah sebagai berikut.

  • Mengikuti ujian TPA dan Bahasa Inggris (SIMAK UI)
  • Mengikuti ujian kekhususan meliputi tes tulis, wawancara, dan psikotes/MMPI
  • Mengisi formulir pendaftaran di FKG UI
  • Memiliki asuransi profesi aktif
  • Usia maksimal 35 tahun (40 tahun untuk TNI/POLRI atau peserta tugas belajar)
  • Memiliki IPK minimal 3.0 pada jenjang sarjana dan profesi
  • Memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) yang masih berlaku
  • Memiliki pengalaman kerja klinis sebagai dokter gigi umum minimal 2 tahun yang dibuktikan dengan Surat Izin Praktik (SIP)
  • Surat izin atau rekomendasi dari atasan langsung (RS, Puskesmas, klinik), berlaku pula untuk TNI/POLRI
  • Surat persetujuan keluarga inti bermaterai Rp10.000
  • Surat pernyataan atau kontrak pembiayaan dari instansi, bagi yang didanai institusi
  • Melampirkan hasil medical check-up dan surat bebas NAPZA dari rumah sakit pemerintah
  • Melakukan pemeriksaan psikologis di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo
  • Surat keterangan dari dokter spesialis mata mengenai tidak buta warna dan fungsi stereoskopis normal
  • Surat keterangan dari dokter spesialis THT yang menyatakan tidak memiliki gangguan pendengaran
  • Bagi peserta tugas belajar, melampirkan surat pernyataan bermaterai Rp10.000 tentang kesediaan kembali ke daerah asal
  • Keputusan seleksi bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat

Program Unggulan

Program ini menyediakan berbagai keunggulan yang mendukung pengembangan keterampilan klinis dan profesional mahasiswa. Program-program tersebut antara lain sebagai berikut.

  • Manajemen Perilaku Anak yang Sulit Saat Berkunjung ke Dokter Gigi
  • Penanganan Perawatan Anak Berkebutuhan Khusus
  • Sedasi Inhalasi dan Anestesi Umum Anak Secara Multidisiplin
  • Ortopedik Sistem Stomatognatik Anak
  • Penatalaksanaan Trauma Dental pada Anak
  • Pendekatan Holistik untuk Karies dan Lesi non-karies pada Anak

Kurikulum

Pembelajaran pada program ini disusun secara terstruktur dan integratif, mencakup penguasaan teori dasar, keterampilan klinis, serta riset. Adapun mata kuliah yang ditempuh mahasiswa selama masa studi adalah sebagai berikut.

Tahun 1

  • Bioetika dan Komunikasi
  • Psikologi Perkembangan Anak
  • Teori Dasar IKGA Spesialistik
  • Biopsikosial Anak
  • Patologi Sistem Stomatognatik
  • Metode Penelitian dan Biostatistik
  • Ilmu Kesehatan Anak
  • Genetika dan Fisiologi Pengunyahan
  • Skills Lab
  • Praktik Klinik Magang

Tahun 2

  • Anestesiologi
  • Logopedi
  • Patologi Oral dan Trauma Dental Anak
  • Interprofesionalisme
  • Laporan Kasus 1
  • Proposal Penelitian
  • Praktik Kinik Madya

Tahun 3

  • Laporan Kasus 2
  • Penelitian
  • Praktik Klinik Mandiri di RSKGM-P, RSUI, TPA Makara, dan rumah sakit jejaring