Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI) menyelenggarakan promosi Doktor Ilmu Kedokteran Gigi pada Jumat (30/1). Pada kesempatan ini, Dr. drg. Paulina Novita Gunawan, M.Kes., Sp.KGA. resmi meraih gelar doktor setelah mempertahankan disertasinya yang membahas upaya pencegahan karies gigi pada anak usia dini melalui pendekatan berbasis mikrobiota oral.
Dalam disertasinya yang berjudul “Profil Ekologi Mikrobiota Oral Berbasis Nanopore Sequencing sebagai Kandidat Biomarker Preventif Early Childhood Caries”, Dr. Paulina meneliti peran keseimbangan bakteri di dalam mulut anak sebagai kunci pencegahan karies gigi dini atau Early Childhood Caries (ECC). Karies gigi anak hingga kini masih menjadi salah satu masalah kesehatan gigi yang paling sering ditemui.
Penelitian ini berangkat dari pemahaman bahwa karies gigi tidak hanya disebabkan oleh satu jenis bakteri “jahat”, melainkan akibat terganggunya keseimbangan ekosistem bakteri di dalam mulut. Pada kondisi mulut yang sehat, terdapat keseimbangan antara bakteri penghasil asam dan bakteri baik yang membantu menjaga kestabilan lingkungan mulut. Ketika keseimbangan ini terganggu, risiko terjadinya karies akan meningkat.
Penelitian dilakukan pada anak usia 3 hingga hampir 6 tahun, yang dibagi ke dalam kelompok bebas karies, karies ringan, dan karies berat. Sampel air liur dan plak gigi dianalisis menggunakan teknologi canggih nanopore sequencing, yang memungkinkan peneliti melihat profil bakteri mulut secara lebih detail dan menyeluruh.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang tidak mengalami karies memiliki susunan dan interaksi bakteri mulut yang lebih stabil dibandingkan anak dengan karies. Beberapa jenis bakteri yang bersifat “baik” ditemukan lebih konsisten pada kelompok anak bebas karies dan berperan dalam menjaga keseimbangan lingkungan mulut. Dari hasil tersebut, dua jenis bakteri, yaitu Rothia dan Streptococcus anginosus, dinilai berpotensi menjadi penanda atau biomarkeruntuk mendeteksi dan mencegah karies gigi sejak dini.
Temuan ini memperkuat pandangan bahwa pencegahan karies gigi anak sebaiknya tidak hanya berfokus pada pengendalian bakteri penyebab karies, tetapi juga pada upaya menjaga keseimbangan ekosistem bakteri di dalam mulut. Dengan pendekatan ini, diharapkan strategi pencegahan karies dapat dikembangkan secara lebih efektif, sejak sebelum kerusakan gigi terjadi.
Promosi doktor ini dibimbing oleh Prof. drg. Endang Winiati, M.Biomed., Ph.D., PBO dan Dr. drg. Mochamad Fahlevi Rizal, Sp.KGA, K-PKOA. Melalui kegiatan promosi doktor, FKG UI berupaya mendorong pengembangan riset kedokteran gigi yang berorientasi pada pencegahan dan peningkatan kualitas kesehatan gigi dan mulut masyarakat, khususnya pada anak usia dini.



