Prof. drg. Risqa Rina Darwita, Ph.D., FISDPH., FISPD. merupakan Guru Besar pada Departemen Ilmu Kesehatan Gigi Masyarakat dan Pencegahan, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Indonesia. Beliau meraih gelar doktor (Ph.D.) dari Hokkaido University, Jepang, pada tahun 1996, dan pada tahun 2022 memperoleh pengakuan sebagai Fellow of the Indonesian Society of Dental Public Health (FISDPH) serta Fellow of the Indonesian Society of Preventive Dentistry (FISPD) dari Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI).
Karier beliau sebagai pendidik dimulai sejak tahun 1986 sebagai staf pengajar di Departemen Ilmu Kesehatan Gigi Masyarakat dan Pencegahan FKG UI. Beliau menjabat sebagai Ketua Departemen IKGMP selama dua periode berturut-turut (2018–2022 dan 2022–2025). Selain aktif di lingkungan akademik, Prof. Risqa juga berkontribusi dalam pengembangan profesi di tingkat nasional sebagai anggota PDGI sejak tahun 1986 dan IPKESGIMI sejak tahun 2008. Melalui IPKESGIMI, beliau berpartisipasi dalam berbagai kegiatan ilmiah, termasuk seminar dan inisiatif “Aksi Nyata IPKESGIMI” untuk mendukung visi Indonesia Bebas Karies 2030.
Fokus riset dan kontribusi pengajaran beliau mencakup berbagai program promotif dan preventif di masyarakat, antara lain:
– Program penurunan risiko stunting pada balita melalui peningkatan kesehatan gusi ibu hamil dan pencegahan ISPA pada anak.
– Pemberdayaan guru sekolah dasar di Kelurahan Cipinang Besar Utara, Jakarta Timur, dalam peningkatan kesehatan gigi dan mulut anak sekolah.
– Pelatihan kader posyandu melalui pendekatan teledentistry untuk meningkatkan keterampilan pemantauan kesehatan gigi secara daring.
– Pengembangan Kartu Menuju Gigi Sehat (KMGS) sebagai inovasi edukatif dan pemantauan mandiri kesehatan gigi anak oleh kader dan orang tua.
Sebagai dosen, beliau mengampu mata kuliah di bidang kesehatan gigi masyarakat dan kedokteran gigi pencegahan, serta membimbing mahasiswa dalam penelitian di bidang tersebut. Minat dan kepakaran beliau mencakup pencegahan karies pada anak usia dini dan usia sekolah, pemberdayaan komunitas melalui edukasi kesehatan gigi, serta hubungan antara kesehatan gigi dan status gizi anak. Beliau juga terlibat dalam pengembangan pemanfaatan propolis, baik dalam mencegah karies dentin aktif pada anak-anak maupun dalam penanganan stomatitis aftosa rekuren (RAS).
– Text
– Text
– Text
– Text
– Text
– Text
– Text
– Text
– Dosen Teladan III tingkat Universitas Indonesia (1983)
– Peneliti Muda LIPI (1997)
– Penghargaan atas kontribusi dalam publikasi ilmiah dan pelatihan PBL di lingkungan FKG UI (2004–2005)
– Keterlibatan sebagai pembicara dalam berbagai seminar nasional dan konferensi internasional, termasuk IADR General Session, AAPD Congress, dan SEAADE Meeting (2005–2008)
– Satyalancana Karya Satya XXX Tahun dari Presiden Republik Indonesia (2019)
– Ketua Tim Pengabdian Riset FKG UI (2020)
– Penghargaan pada 16th International Conference of the Asian Academy of Preventive Dentistry sebagai penyaji poster dan penerima Best Country/Region Award (2024)