FKG UI Dorong Dampak Sosial Terukur melalui Ekspedisi Patriot Mesuji dengan SROI hingga 1:10

Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI) terus memperkuat peran pengabdian kepada masyarakat berbasis dampak melalui keterlibatan dosennya dalam Program Ekspedisi Patriot di Kabupaten Mesuji. Salah satu dosen FKG UI, drg. Benso Sulijaya, Sp.Perio, Subsp.RPID(K), PhD., berpartisipasi sebagai ketua tim pengusul dalam program strategis ini yang mengintegrasikan intervensi bidang kesehatan dan pendidikan dengan pendekatan Social Return on Investment (SROI).

Pada bidang kesehatan, Ekspedisi Patriot di Kabupaten Mesuji melaksanakan rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat yang mencakup edukasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan umum dan gigi, tindakan pembersihan karang gigi, penambalan, hingga pencabutan gigi kepada sekitar 200 pasien, serta pelatihan bagi 50 kader kesehatan lokal. Berdasarkan pengukuran SROI, program ini mencatat rasio 1:5, yang menunjukkan bahwa setiap satu rupiah investasi sosial menghasilkan manfaat senilai lima rupiah bagi masyarakat.

Manfaat sosial tersebut tercermin dari peningkatan derajat kesehatan masyarakat, penguatan kapasitas kader kesehatan sebagai ujung tombak layanan berbasis komunitas, serta potensi penghematan biaya kesehatan dalam jangka panjang. Ke depan, program ini direncanakan akan dilanjutkan melalui pemeriksaan kesehatan berkala bagi sekitar 1.000 sasaran prioritas, termasuk anak-anak, ibu hamil, dan lansia, serta pengembangan infrastruktur air bersih di wilayah sasaran.

Selain bidang kesehatan, Ekspedisi Patriot juga mencatat dampak signifikan pada bidang pendidikan. Kegiatan pembinaan siswa SMP, lomba cerdas cermat, serta kompetisi esai inovatif yang melibatkan 100 siswa dan 40 guru menghasilkan nilai SROI 1:10. Capaian ini mencerminkan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran, motivasi belajar siswa, serta penguatan peran guru sebagai agen perubahan di lingkungan sekolah.

Program Ekspedisi Patriot di Kabupaten Mesuji dilaksanakan selama empat bulan dan dirancang untuk menghasilkan dampak sosial yang berkelanjutan, khususnya bagi masyarakat di kawasan transmigrasi. Program ini merupakan inisiatif strategis Kementerian Transmigrasi yang melibatkan mahasiswa, peneliti, dan alumni dari berbagai universitas mitra untuk melakukan riset, kajian potensi wilayah, serta pendampingan masyarakat dalam rangka mendorong kemandirian ekonomi dan pengembangan pusat pertumbuhan baru.

Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, Prof. drg. Lisa Rinanda Amir, Ph.D., PBO, menyampaikan bahwa keterlibatan dosen FKG UI dalam Ekspedisi Patriot merupakan wujud nyata kontribusi institusi terhadap pembangunan masyarakat berbasis ilmu pengetahuan.

“FKG UI mendorong pengabdian masyarakat dengan pendekatan promotif preventif dengan dampak yg terukur. Pendekatan SROI dalam Ekspedisi Patriot menunjukkan bahwa intervensi kesehatan dan pendidikan yang dirancang secara kolaboratif mampu menghasilkan manfaat sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui partisipasi aktif dosen dalam program Ekspedisi Patriot, FKG UI terus berupaya untuk berkontribusi dalam penguatan kesehatan masyarakat, peningkatan kualitas pendidikan, serta pembangunan wilayah berbasis kolaborasi lintas sektor dan dampak sosial yang terukur.