Spesialis Radiologi Kedokteran Gigi

Spesialis Radiologi Kedokteran Gigi

Program Studi Spesialis Radiologi Kedokteran Gigi, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Indonesia menitikberatkan pada penguasaan pencitraan dan interpretasi diagnostik struktur kraniofasial dalam sistem stomatognatik. Program ini didasarkan pada ilmu radioanatomi, radio-anomali, patologi lanjutan, fisika, biologi radiasi, serta prinsip keselamatan radiasi. Pendidikan dirancang untuk menghasilkan spesialis yang unggul dalam pencitraan diagnostik kasus-kasus kompleks dengan memanfaatkan teknik radiografi konvensional maupun digital modern (2D, 3D, dan teknologi pencitraan terkini) yang mendukung tatalaksana klinis kedokteran gigi secara optimal.

Persyaratan

Calon peserta program diharapkan memenuhi persyaratan akademik dan administratif berikut agar dapat mengikuti proses seleksi dan studi dengan baik. Adapun persyaratan tersebut adalah sebagai berikut.

  • IPK minimal 2.75 pada jenjang sarjana dan profesi
  • Memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) dokter gigi umum yang masih berlaku
  • Melampirkan surat keterangan sehat dan bebas NAPZA dari rumah sakit pemerintah
  • Memiliki dua surat rekomendasi, termasuk rekomendasi dari atasan langsung
  • Lulus seluruh tahapan ujian seleksi dan wawancara

Fasilitas

Program ini didukung oleh Klinik Radiologi Kedokteran Gigi di Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut (RSKGM) FKG UI yang dilengkapi dengan fasilitas modern dan lengkap untuk menunjang proses pembelajaran dan praktik klinik, antara lain sebagai berikut.

  • Radiografi dental konvensional dan digital
  • Radiografi panoramik dan sefalometrik konvensional serta digital
  • Radiografi 3D Cone Beam Computed Tomography (CBCT)
  • Medical printer untuk pencetakan hasil pencitraan

Kurikulum

Kurikulum program ini disusun secara komprehensif dan terstruktur untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi teori dan praktik interpretasi radiologi kedokteran gigi. Adapun mata kuliah dan aktivitas pembelajaran yang dijalani mahasiswa adalah sebagai berikut.

  • Interpretasi Spesialistik Imaging 2D dan 3D, meliputi radioanatomi dan anomali pertumbuhan
  • Teknik Radiologi Digital Intraoral dan Ekstraoral
  • Modern Diagnostic Imaging, meliputi teknik dan interpretasi pencitraan terkini
  • Pengembangan Ilmu dan Teknologi Radiologi Kedokteran Gigi
  • Keterampilan Klinik dan Kolaborasi Tim melalui interpretasi kasus-kasus spesialistik