id

FKG UI Gelar Aksi Nyata Pengabdian Masyarakat Tahun Kelima di Purwakarta, Jangkau 1.403 Penerima Manfaat dan Turunkan Kasus Penyakit Gigi Hampir 50 Persen

Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI) kembali menyelenggarakan Aksi Nyata Pengabdian Masyarakat (Pengmas) 2026 di Kampung Ilmu, Desa Cisarua, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, Jawa BaratTahun ini menandai tahun kelima pelaksanaan program pengabdian masyarakat berkelanjutan FKG UI di wilayah tersebut, sebuah perjalanan yang mencerminkan komitmen jangka panjang universitas kepada masyarakat.

Mengusung semangat “Semua Dimulai dari Gigi”, program ini merupakan wujud komitmen FKG UI dalam menghadirkan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat melalui peningkatan kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan warga. Selama lima tahun terakhir, Kampung Ilmu telah menjadi desa binaan yang terus dikembangkan sebagai model pemberdayaan masyarakat berbasis kolaborasi lintas disiplin ilmu.

Dekan FKG UI menyampaikan bahwa keberlanjutan program ini menunjukkan komitmen bersama antara Universitas Indonesia, pemerintah daerah, mitra, dan masyarakat untuk membangun daerah percontohan yang mampu menginspirasi wilayah lain.

“Memasuki tahun kelima penyelenggaraan, kami terus berupaya menghadirkan program yang tidak hanya memberikan manfaat sesaat, tetapi juga membangun kapasitas masyarakat secara berkelanjutan. Kampung Ilmu menjadi bukti bahwa kolaborasi yang konsisten dapat menghasilkan perubahan yang nyata,” ujarnya.

Keberlanjutan program selama lima tahun ini juga menunjukkan dampak yang terukur terhadap kesehatan masyarakat setempat. Berdasarkan data Puskesmas Tegalwaru mengenai 10 penyakit terbanyak di wilayah tersebut, pada tahun 2022 penyakit gigi dan mulut menempati peringkat keenam dengan jumlah 876 kasus. Melalui berbagai intervensi yang dilakukan secara konsisten oleh FKG UI bersama para mitra, mulai dari pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, edukasi kesehatan, pelatihan kader, hingga program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan, jumlah kasus tersebut berhasil ditekan secara signifikan. Pada tahun 2025, jumlah kasus penyakit gigi dan mulut tercatat menurun menjadi 463 kasus. Penurunan hampir 50 persen ini menjadi indikator nyata bahwa pengabdian masyarakat yang dilakukan secara berkelanjutan mampu memberikan dampak kesehatan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Pada penyelenggaraan tahun ini, FKG UI berkolaborasi dengan Fakultas Kedokteran (FK), Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), serta Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Universitas Indonesia. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Sosial UI, Ikatan Alumni FKG UI (ILUNI FKG UI), LADOKGI R.E. Martadinata, Unilever, serta berbagai mitra lainnya.

Melalui kolaborasi tersebut, rangkaian kegiatan tahun ini ditargetkan menjangkau lebih dari 1.250 penerima manfaat yang terdiri atas siswa sekolah, tenaga kesehatan, ibu hamil, serta masyarakat umum di wilayah Tegalwaru dan sekitarnya.

Rangkaian kegiatan Aksi Nyata Pengmas FKG UI 2026 secara resmi dibuka dengan penampilan Tari Mojang Priangan yang dibawakan oleh mahasiswa SMKN Tegalwaru. Penampilan tersebut menjadi simbol semangat kolaborasi antara institusi pendidikan dan masyarakat dalam mendukung pembangunan kesehatan dan kesejahteraan di wilayah Tegalwaru.

Rangkaian kegiatan diawali dengan workshop bagi 60 tenaga kesehatan di Puskesmas Tegalwaru yang dilaksanakan pada 3 Juni 2026. Selanjutnya, berbagai layanan kesehatan dan edukasi dilaksanakan di sejumlah lokasi, antara lain SMKN Tegalwaru, SMPN 03 Tegalwaru, SDN 01, SDN 02, dan SDN 03 Cisarua.

FKG UI bersama ILUNI FKG UI dan LADOKGI menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, pengobatan gigi sederhana, penyuluhan kesehatan gigi, workshop edukatif, serta pengembangan program berkelanjutan melalui proyek sustainable yang dijalankan bersama mahasiswa JAMBAKSOS. Selain itu, Fakultas Kedokteran menghadirkan layanan pemeriksaan ultrasonografi (USG) untuk pemantauan kesehatan ibu hamil, sementara Fakultas Ilmu Keperawatan memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat.

Di bidang pemberdayaan ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI turut berkontribusi melalui penyuluhan kewirausahaan dan pengelolaan keuangan rumah tangga yang diharapkan dapat mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting.

Tahun ini, kegiatan Aksi Nyata Pengmas FKG UI juga semakin istimewa dengan keterlibatan enam mahasiswa internasional yang sedang mengikuti program pertukaran pelajar di FKG UI. Mereka berasal dari University of the Philippines Manila dan University of Puthisastra, Kamboja. Kehadiran para mahasiswa internasional tersebut menjadi simbol semangat pengabdian masyarakat yang melampaui batas negara dan budaya. Mereka turut terlibat langsung dalam kegiatan penyuluhan dan edukasi interaktif bersama masyarakat serta siswa sekolah di Tegalwaru.

Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya partisipasi warga dalam mengikuti berbagai layanan yang disediakan. Salah satunya adalah Ibu Aminah, warga setempat yang rela menyeberangi sungai untuk dapat mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis yang diselenggarakan dalam kegiatan ini. Kisah tersebut menjadi gambaran nyata akan pentingnya akses layanan kesehatan bagi masyarakat sekaligus menunjukkan semangat warga dalam memanfaatkan kesempatan untuk memperoleh layanan kesehatan yang berkualitas.

Melalui penyelenggaraan tahun kelima ini, FKG UI berharap dapat terus memperkuat sinergi lintas disiplin ilmu dan lintas sektor untuk menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat, sekaligus mempertegas peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.