Sebanyak 153 mahasiswa Program Sarjana Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI) angkatan 2024 melaksanakan Jambore Bakti Sosial (JAMBAKSOS) 2026 di Kampung Ilmu, Purwakarta, Jawa Barat, pada 4–5 Juni 2026. Pada tahun ini, JAMBAKSOS diselenggarakan beriringan dengan Aksi Nyata Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) FKG UI 2026 sebagai wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya permasalahan kesehatan gigi dan mulut di Indonesia. Data Kementerian Kesehatan tahun 2025 menunjukkan bahwa satu dari dua penduduk mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut, mulai dari gigi berlubang, gigi goyang, hingga gangguan pada jaringan penyangga gigi. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya upaya promotif, preventif, dan edukatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut.
Berbagai kegiatan diselenggarakan dalam JAMBAKSOS 2026. Rangkaian kegiatan diawali dengan Opening Ceremony di SMKN Tegalwaru yang sekaligus menjadi lokasi pelaksanaan workshop kesehatan gigi dan mulut menggunakan disclosing agent serta pemeriksaan darah bagi masyarakat. Tim mahasiswa kemudian melaksanakan edukasi kesehatan gigi dan mulut di sejumlah sekolah melalui pemeriksaan gigi anak serta penyuluhan yang dikemas secara interaktif melalui panggung boneka, drama, dan permainan edukatif sehingga materi dapat diterima dengan lebih menarik dan mudah dipahami oleh peserta didik.
Selain kegiatan edukatif dan preventif, JAMBAKSOS 2026 juga melaksanakan Sustainable Project di SDN 03 Cisarua, Kiaralawang. Program tersebut diwujudkan melalui pembangunan wastafel panjang untuk pojok sikat gigi serta penyediaan tempat sampah organik dan nonorganik sebagai bentuk dukungan terhadap prinsip keberlanjutan dan implementasi dari UI GreenMetric.
Melalui seluruh rangkaian kegiatan yang dilaksanakan, JAMBAKSOS 2026 berhasil memberikan manfaat kepada 1.403 penerima manfaat yang terdiri atas masyarakat umum, ibu hamil, dan anak-anak sekolah.
Dekan FKG UI, Prof. drg. Lisa Rinanda Amir, Ph.D., PBO., menyampaikan apresiasi atas semangat pengabdian yang ditunjukkan mahasiswa melalui kegiatan ini.
“JAMBAKSOS merupakan wujud nyata komitmen mahasiswa FKG UI untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap masyarakat. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga membentuk mahasiswa yang berempati, berintegritas, dan memiliki kepekaan sosial sebagai calon tenaga kesehatan,” ujar Prof. Lisa.
Ketua Panitia JAMBAKSOS 2026, Cerysca Evangeline Wijaya, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat memberikan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat maupun mahasiswa yang terlibat.
“Saya berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut serta mendorong penerapan perilaku hidup sehat secara berkelanjutan. Bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia yang terlibat sebagai panitia maupun relawan, saya berharap JAMBAKSOS menjadi sarana untuk mengembangkan empati, kepedulian sosial, kemampuan bekerja sama, dan profesionalisme sebagai calon dokter gigi,” ujar Cerysca.
Melalui JAMBAKSOS 2026 dan Aksi Nyata Pengmas FKG UI 2026, mahasiswa FKG UI tidak hanya menghadirkan layanan dan edukasi kesehatan gigi dan mulut kepada masyarakat, tetapi juga membangun kolaborasi, kepedulian sosial, serta semangat pengabdian yang menjadi bagian penting dari pembentukan karakter calon dokter gigi yang unggul dan berdampak bagi masyarakat.









